Archive for public

Gosip jalanan

 Lagu ini sempat menjadi kontroversi di badan legislatif tertinggi Indonesia, Syairnya dianggap melecehkan orang-orang yang sedang “bekerja”, “mengerjakan”, “kerja”, di dalam gedung tersebut. Badan Kehormatan DPR langsung menuai permusuhan dengan SLANK dan berencana akan melakukan pelaporan kepada pihak kepolisian terhadap Group Musik Slank atas pencemaran nama baik badan legislatif.

Tetapi usaha tersebut urung dilakukan. Kasus masih tersimpan dalam peti, dan mungkin tak akan terbuka kembali. Menjadi bukti ketika salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang bernama Al Amin ketangkap oleh KPK di sebuah hotel dengan barang bukti uang jutaan rupiah. Ini begitu sangat mengejut Badan Kehormatan DPR, secara serta merta mereka langsung melakukan Konferensi pers dan menyatakan tidak akan menindak lanjuti upaya hukum terhadap kelompok musik SLANK kepada hukum.

 

Ini menjadi bukti bahwa Badan Legislatif Tertinggi kita dalam hal ini masih terlihat adalah DPR tidak secara maksimal melakukan upaya perbaikan-perbaikan sesuai dengan mandat reformasi yang digaungkan secara bersama-sama. Sampai kapan moralitas pejabat ini bisa mejadi lebih perduli pada rakyat dan tanggung jawabnya.

Jangan kumpulkan banyak uang untuk menggembungkan pundi-pundi anda wahai para pejabat dan orang-orang yang suka korupsi.

 

Untuk Slank dan seluruh Masyarakat yang perduli, mari kita kita melawan Korupsi dengan cara kita masing-masing.

 

Lawan Korupsi..!!

Lawan Korupsi..!!

Lawan Korupsi..!!

Lawan Korupsi..!!

 

 

 

SLANK – Gosip jalanan

 

Pernahkah lo denger mafia judi
Katanya banyak suap uang polisi
Tentara menjadi pengawal pribadi

Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda

Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau……. Kacau balau negaraku
ini…….

Ada yang tahu mafia peradilan
Tangan kanan buku kiri pidana
Dikasih uang habis perkara

Apa bener ada nafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat

Mau tau gak mafia di Senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit

Pernah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pakai Peci kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar

the bamboes mentas di garuda hotel besok, jum’at/21/03/08

20061206000155_dsc_8811.jpg

Pentas Rakyat.

the baMBoes di daulat maen di depan
caleg gubsu dan wagubsu (bang Syamsul
Arifin dan bang Gatot) besok,
jum’at/21/03/2008 di garuda Plaza
Hotel jl. Sisingamangaraja – Medan.

Adapun acara tersebut adalah temu
ramah caleg dengan para pendukung dan
diskusi seputar visi dan misi juga
program pemerintahan Sumatera Utara.
Para tetamu yang diundang adalah dari
segala macam massa rakyat, diharapkan
pertemuan ini dapat menghilangkan
sekat atau jarak antara pemerintah dan
rakyat.

Saatnya rakyat bicara, saatnya rakyat
juga ikut menentukan arah program
pemerintahan. Ini demi keberlangsungan
hajat hidup orang banyak.

the baMBoes sendiri sudah
mempersiapkan 12 lagu karyanya. Dan
the baMBoes sendiri menyatakan sikap
tidak ingin terlibat pada kancah
politik tetapi sebagai warga negara
memberi dukungan positif terhadap
caleg gubernur dan wakil gubernur yang
berpihak pada rakyat, tidak menindas,
tidak membodohi, tidak membutakan
hukum, tidak memiskinkan rakyat.
baMBoes tetap konsern terhadap nilai-
nilai sosial. Jiwanya adalah massa
rakyat merdeka.

Semoga apa yang dicita-citakan dapat
tercapai. Dan untuk bang Syamsul dan
bang Gatot jangan pas jadi caleg aja
janji nya selangit, tetapi nanti kalo
dah terpilih jangan lupakan janji itu.

Emergency

 1) Nomor Darurat
Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah
yang tidak menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan
tekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor
darurat bagi anda, dan yang menarik, nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad
dilock. Cobalah..

2) Kunci mobil ada ketinggalan di dalam mobil?
Anda memakai kunci remote? Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan
remote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, lalu
dekatkan HP anda kurang lebih 30cm dari mobil, dan minta orang rumah untuk
menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan
tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon
yang dipakainya)

3) Baterai cadangan tersembunyi
Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon
penting, dan telpon anda dibuat oleh NOKIA, silahkan tekan *3370#, maka
telpon anda otomatis restart dan baterai akan bertambah 50%.
Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.

4) Tips untuk men-cek keabsahan mobil/motor anda ( Jakarta area only)
Ketik : metro b86301o (merah no polisi anda) Kirim ke 1717, nanti akan ada
balasan dari kepolisian mengenai data2 kendaraan anda, tips ini juga berguna
untuk mengetahui data2 mobil bekas yang hendak anda beli/incar ..

5) Jika anda sedang terancam jiwanya karena dirampok/ditodong seseorang
untuk mengeluarkan uang dari atm ,maka anda bisa minta pertolongan diam2
dengan memberikan nomor pin secara terbalik ,misal no asli pin anda 1254
input 4521 di atm maka mesin akan mengeluarkan uang anda juga tanda bahaya
ke kantor polisi tanpa diketahui pencuri tsb.Fasilitas ini tersedia di
seluruh atm tapi hanya sedikit orang yang tahu tolong kasih tahu info kepada
yang lain.

^^tabik^^

oleh-oleh dari Dorothy Law

Jika anak hidup dalam suasana penuh
kritik, ia belajar untuk menyalahkan.
Jika anak hidup dalam permusuhan, ia
belajar untuk berkelahi.
Jika anak hidup dalam ketakutan, ia
belajar untuk gelisah.
Jika anak hidup dalam ejekan, ia
belajar untuk tidak percaya diri.
Jika anak hidup dalam kecemburuan, ia
belajar untuk iri hati.
Jika anak hidup dipermalukan, ia
belajar untuk selalu merasa bersalah.
Jika anak hidup dalam belas kasihan
diri, ia belajar mudah memaafkan
dirinya sendiri.
Jika anak hidup dalam semangat jiwa
besar, ia belajar untuk percaya diri.
Jika anak hidup dalam menghargai orang
lain, ia belajar setia dan sabar.
Jika anak hidup diterima apa adanya,
ia belajar untuk mencintai.
Jika anak hidup dalam suasana rukun,
ia belajar untuk mencintai dirinya
sendiri.
Jika anak hidupnya dimengerti, ia
belajar bahwa sangat baik mempunyai
cita-cita.
JIka anak hidup dalam suasana adil, ia
belajar akan kemurahan hati.
Jika anak hidup dalam kejujuran dan
sportivitas, ia belajar akan kebenaran
dan keadilan.
Jika anak hidup dalam rasa aman, ia
belajar percaya kepada dirinya dan
orang lain.
Jika anak hidup dalam persahabatan, ia
belajar bahwa dunia ini tempat yang
indah untuk hidup.
Jika kamu hidup dalam ketentraman,
anak-anakmu akan hidup dalam
ketenangan batin.

Deklarasi GRB

Hari ini, kamis, 13 Maret 2008 GRB (Gerakan Rakyat Bersatu) di deklarasikan. Sekitar puluhan massa yang berpartisipasi membangun sebuah koalisi Masyarakat Sipil yang bernama GRB atau Gerakan Rakyat Bersatu. Pembacaan maklumat gerakan disampaikan oleh Dadang selaku koordinator GRB dan pembacaan Deklarasi oleh Purwanto.

GRB dilakukan untuk masuk kedalam kancah pertarungan politik praktis, untuk saat ini mengambil momentum Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.  Dukungan diberikan kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur, Bang Syamsul Arifin dan mas Gatot.

Selain dukungan massa (massa dampingan masing-masing LSM,Ormas, individu yang terlibat dalam GRB) juga memberikan dukungan finansial berupa uang yang direncanakan berkisar Rp, 200.000.000 (dua ratus juta rupiah), dan dana yang sudah terkumpul berkisar Rp. 95.000.000 (sembilan puluh lima juta rupiah), dana itu akan disalurkan pada dana kampanye berupa pembuatan poster, baliho, sticker untuk setiap kabupaten/kota.

Adapun begitu GRB memiliki Platform planning untuk memajukan masyarakat sumatera utara yang tidak lagi mengalami kebodohan, kemiskinan dan ketertindasan oleh system pemerintah negara.

Semoga pasangan yang dicalonkan oleh GRB dapat mengemban nilai moral yang tak ternilai harganya ini. Semoga bisa berlaku adil terhadap rakyat.

^^tabik^^

Hentikan OMONG KOSONGMU..Taik..!!!

Hentikan OMONG KOSONGMU..Taik..!!!
Ungkapan ini kudapatkan dari seorang yang kesal melihat seorang orang muda di salah satu ruang pertemuan pada seminggu yang lalu.
Pertemuan itu sendiri hanya sekedar menggagas bagaimana gerakan sosial terus berkumandang diseantero jagad raya ini.
Dalam pertemuan itu, seluruh unsur aliansi gerakan sosial berdatangan, semuanya dari segala usia.
Dalam pertemuan ini memang sudah melepaskan sekat-sekat yang ada, intinya tak ada batasan. Semua orang memiliki hak untuk mengemukakan pendapat dan keberatan dalam menentukan pandangan tentang issu yang sedang didiskusikan.
Lama-lama diskusi semakin alot ketika kaum muda menjelaskan tentang bagaimana peran kaum tua (senior)melakukan koptasi terhadap sektor wilayah sosial,  kaum muda menghantam kaum tua, kaum tua dengan lapang dada hanya menjelaskan dengan kematangan usia dan kematangan berfikir. Debat di situ seperti debat kusir.
Yang dapat disimpulkan bahwa semua manusia memiliki hak yang sama, tetapi bagaimana hak-hak tersebut dapat dimiliki semua orang maka orang tersebutlah yang harus merebutnya.

Maka ketika perdebatan terus berlanjut, yang muda terus menghantam, yang tua kehilangan kesabaran nya maka dia berteriak ” HENTIKAN OMONG KOSONG MU… TAIK…!!!!”

Seketika itu suasana menjadi hening dan senyap, tak terdengar desah suara.. Ternyata benar sedari tadi itu adalah omong kosong..!!!
“”tabik”"
–aLLey–

“CORETAN MERDEKA – part II”

mm_wheel.gif

Nah, hari Sabtu, tanggal 1 Desember 2007, Hasil workshop lukis yang sudah dibuat oleh 120 orang anak tersebut dipamerkan di Gallery TONDI – sebuah gallery yang komit pada pertumbuhan geliat seni Sumatera Utara – miliknya Kak Grace Siregar (Seniman yang begitu menakjubkan).Pembukaan Pameran dilakukan oleh the baMBoes (komunitas musik sampah) yang sebuah komunitas selalu konsern pada tema gejolak sosial lewat lagu-lagunya.Pembukan pameran dihadiri oleh seniman-seniman SUmatera Utara, Tokoh-tokoh LSM Sumatera Utara, penikmat Seni, Wisatawan Asing dan masih banyak lagi aku lupa dari mana saja.

Setelah dibuka oleh the baMBoes, LUkisan-lukisan anak-anak langsung diserbu untuk dinikmati. Hasilnya ada 3 lukisan yang terjual ada saat itu juga. Alhamdulillah..

Pameran itu sendiri berlangsung 1 bulan lamanya. Kalo mau lihat hasil lukisan kawan-kawan, silahkan datang ke Gallery Tondi Jl. Keladi Buntu no. 6 – MEdan (dibelakang Universitas Dharma Agung – Pringgan).

Ayo buruan lihat, masih ada kok, karena berakhir sampai tanggal 30 Desember 2007, penutup akhir tahun.

” CORETAN MERDEKA – part I “

Waktu tanggal 23 November 2007 kemaren, anak-anak jalanan dan anak-anak pedesaan yang didampingi yayasan KKSP melakukan workshop lukis secara kolosal. Sekitar 120 orang anak ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.Melukis berkelompok.

KAwan-kawan kecil diminta untuk kembali kekelompoknya masing-masing lalu mendiskusikan dengan sesama teman selokasinya tentang apa yang dirasakan, dilihat, didengar di desa (tempatnya) lalu menuangkannya di kain spanduk putih ukuran 2m x 3m dengan menggunakan cat yang telah disediakan.

Masing-masing kelompok melukiskan ragam persoalan didesa maupun dilokasi yang sering mereka akses baik untuk sekolah, bermain, bekerja dan lain-lain.

Setelah kawan-kawan melukis berkelompok, kebiasaannya adalah melakukan presentasi kelompok. Masing-masing kelompok lukis telah menentukan siapa orang yang bertanggung jawab untuk melakukan presentasi didepan kawan-kawannya.

Presentasi dimaksudkan agar kawan-kawan belajar untuk mengungkapkan gagasannya didepan khalayak ramai dan yang terpenting adalah keberanian tampil didepan. Semua kelompok mendapat giliran mempresentasikannya.

Usai presentasi, seharusnya ada lukisan perorangan, tetapi waktu tidak mengizinkan, karena hari semakin senja dan hujan mulai turun, akhirnya kawan-kawan dari desa Denai kuala dan Amal Bhakti (lubuk Pakam) mengundurkan diri karena kampung mereka jauh. Begitu juga dengan kawan-kawan dari  Desa DAlu X A dan Desa DaLU X B akhirnya pulang.

Karena semua sudah pulang, kawan- kawan dari jalanan dan gang Al-fajar akhirnya memutuskan untuk melukis perorangan di RUMAHMUSIK saja sambil membuat bingkai.

Lalu di RUMAHMUSIK, semua kawan-kawan sibuk dengan lukisannya, dan teman-teman jalanan yang sudah dewasa mulai membenahi bingkai lukisan.

Begitulah kegiatannya

komunitas ku

the baMBoes

 Komunitas Musik Sampah

Ide dasar.
Bamboes di ambil dari kata bambu yang ditafsirkan sebagai tumbuhan multi fungsi, selain itu tumbuh di mana saja dan selalu bergerombol. Untuk itu bambu di umpamakan adalah anak-anak Indonesia khususnya anak-anak yang termarjinalkan (terpinggirkan) memiliki potensi berani, jujur, pekerja keras, kreatif dan inovatif. Hidup bergerombol adalah budaya sosial manusia, sudah tentu terjadi di dunia anak-anak. Walaupun kehidupan sosial bergerombol, tetap saja yang dialami dan dinikmati tidak berbeda. Untuk itu baMBoes membangun solidaritas tak terbatas untuk dapat menyatukan kehidupan yang bergerombol, setidaknya pola hidup setara dan tidak dibeda-bedakan dan tidak membeda-bedakan.

Deklarasi
Di deklarasikan di taman bunga stadion Teladan – Medan, pada tanggal 23 Juli 1995, tepat seusai pementasan perdana anak-anak jalanan dampingan Yayasan KKSP (sebuah LSM yang konsern terhadap pendidikan anak-anak yang termarginalkan ) dan anak-anak remaja mesjid jl. Pimpong kel. Pasar Merah Barat di Gedung Wanita Karo -. Deklaratornya adalah Alley atmawidjaya (alley), Armansyah Putra Barus (BIAR), Alm.Muslim Panjaitan (alm, Boy Dzakirov), Ronald, Rudi Supriono (rudi gondrong), Roni Manalu, Fefry Amrianto (piye).

Music
BaMBoes tetap konsern menggunakan musik sebagai media kampanye untuk menyuarakan celoteh-celoteh sosial, khususnya celoteh-celoteh tentang kehidupan social anak. Musicnya beraliran apa saja, genre satu musik tidak terlalu dipusingkan. Saat ini ciri musiknya lebih cendrung kepada balada akustik dan yang terpenting dari bermusik tersebut adalah asal pesan-pesan social dan moralnya nyampe.

Alat music
Alatnya adalah benda-benda sederhana dan gampang untuk dapat di temukan baik di jalanan, di rumah, di sungai-sungai bahkan di tempat pembuangan sampah. Alat-alat eksperiment tersebut digabungkan dengan beberapa alat musik konvensional untuk dapat menyelaraskan ritme musik yang harmonis dan dinamis.

Syair
Syairnya menyentuh dari kejenuhan hidup di kota, geram pada peperangan, sedih atas ketidak adilan hukum, marah pada orang tua yang tidak serius mengurus anaknya sendiri, benci pada budaya timur yang mulai berganti pada budaya serba barat, teriris ketika mengetahui anak-anak menjadi korban perang dan korban kebiadaban para penjual anak untuk kepentingan dan kepuasan orang dewasa, pesimis melihat ruang publik yang tidak partisipatif terhadap anak-anak, tak bisa apa-apa untuk bisa mengenyam pendidikan karena biaya pendidikan begitu mahalnya, senang karena bisa belajar merencanakan kehidupan, bahagia dapat belajar dari alam raya, terpingkal-pingkal melihat tingkah laku dedek canang (tokoh dalam lagu), bebas dapat menghirup alam pedesaan.
Kesemua itu tercipta dari apa yang dirasakan, apa yang dilihat dan apa yang di dengar.

Personil.
Sekarang (1998 – 2005) terdiri dari anak-anak jalanan dengan jumlah yang tidak terbatas. Hari ini bisa berjumlah 12 orang, besok-besok bisa berjumlah 5 orang. Bamboes seperti cinta, “datang dan pergi sesuka hati dengan mengikuti ruang dan waktu”. Formasi the baMBoes saat ini adalah;
1. Rahmat syah lubis (Ame’ kibo) memaenkan lead gitar melody, backing vocal.
2. Dani syah Putra (lepes) memaenkan gitar rhythm, backing vocal.
3. David Ade Pandiangan (david kribo) memaenkan perkusi drum pecah, biola gergaji, backing vocal.
4. Leo Bonardo (Leo) memaenkan perkusi aqua gallon
5. Eko Alberto Manurung memaenkan harmonica, gamelan botol vodka, perkusi kecil (kaleng-6. kaleng dll)
7. Yogi Sutrisno (yogi) memaenkan perkusi bass jimbe
8. Armansyah Putra Barus memaenkan alat tiup; seruling, saluang, decap-decap plastic, backing vocal.
9. Ranto Alamsyah Situmorang memaenkan perkusi jimbe rhythm, backing vocal.
10. alley atmawidjaya (alley) memaenkan gitar, besi-besi, dan menyanyi
11. Usman Jalani Tanjung (grogol) memaenkan tamborin dan kaleng-kaleng.
12. Lesman simbolon memaenkan cabasa beras.
Additional players (dijadikan pemain tambahan karena terkadang berada bersama kita – the baMBoes -, terkadang tak terlihat batang hidungnya).
1. Ade (adek tomboy) – menyanyi
2. Putra chaniago (putra) – maen gitar sama menyanyi
3. Irwan azhari (iwan tungir)– menyanyi
4. Deni syahputra (deni) – memaenkan perkusi
5. Ganda (ganda) – maen cabasa beras
6. Dedek suryadi (dedek canang) – memaenkan perkusi.

Pementasan dan Penghargaan
Untuk pementasan, baMBoes tidak pernah mengeksklusifkan dirinya, bisa mentas di mana saja selama pementasan tersebut dapat menyampaikan pesan-pesan sosial yang sudah mendarah daging ditubuhnya. Dimanapun bamboes melakukan pementasan disitulah sebenarnya penghargaan yang dirasakan.
the baMBoes mendapatkan penghargaan-penghargaan berupa piagam (sertifikat) dari beberapa pementasan yang dilakukan seperti :

  1. Pekan kreatifitas Anak Teraniaya – 15 s/d 19 Juli 2000, Banda Aceh
  2. Penghargaan Gubernur Sumatera Utara, T. Rizal Nurdin pada Pelaksanaan Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional ke IV & Lomba Karya Inovasi teknologi (INOTEK), 24 s/d 28 September 2002, Medan – Sumatera Utara.
  3. Satgas Brigade Kartini DPD AMPI Tingkat II – Kota Medan, pada lomba busana kartini dan musikalisasi Kreatifitas Anak Jalanan, 18 s/d 20 April 2003.
  4. Himpunan Mahasiswa Mesin – BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas tekhnik UMSU –26 April 2003 Juara Favorite pada GEBYAR MUSIK di Medan.
  5. Pemerintah Daerah Sumatera Utara – Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Sumatera Utara (BAPELDASU) dalam Lomba lagu-lagu lingkungan hidup, 26 November 2004 di Gedung Pertunjukan Pekan Raya Sumatera Utara, Medan.
  6. Yayasan KKSP dalam memeriahkan Ulang Tahunnya yang ke 20 tahun, 7 Februari 2007. di Gedung Auditorium USU- Medan.
  7. Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik USU, dalam seminar “Fenomena Gelandangan – Pengemis di Tengah Kota Medan Menuju Metropolitan”, 8 mei 2007 di Lab. Pariwisata USU, Medan.
  8. ULTAH Surat Kabar PORTIBI
  9. 10. Dies Natalist FISIP USU

Selain mendapatkan sertifikat dalam pementasannya bamboes juga pernah mengikuti beberapa festival-festival musik. Dari beberapa festival musik tersebut the baMBoes mengumpulkan beberapa piala-piala. Piala-piala tersebut adalah hasil kerja keras keharmonisan pemainnya. Posisi peringkat satu sampai hanya sebatas juara favorite di dapatkan.
Pementasan-pementasan bamboes tidak hanya berada dikepulauan sumatera, tetapi juga sudah merambah ke Pulau jawa khususnya Yogyakarta pada acara workshop jambore musik rakyat merdeka.

Karya dan First Album
the baMboes melakukan track record untuk album perdana yang bertajuk “Suara – Suara Merdeka” dan sekarang masih dalam proses mixing di Canada. Rencananya akan di pasarkan di Canada dan Indonesia.
Lagu dan Makna
o) Nanam Rame-rame (mengajak manusia di bumi ini untuk menanam tumbuhan agar tidak terjadi pemanasan Global, dan filosofi lagu ini mengajari anak-anak untuk merencanakan kehidupannya lewat penanaman tumbuh-tumbuhan).

o) Hujan (menceritakan tentang rendahnya kepedulian pemerintah terhadap kampung-kampung kumuh yang rawan banjir juga penanganan banjir di jalan raya juga yang tidak serius)

o) Alam Desa (Kejenuhan setiap hari memandang kenderaan yang berlalu lalang, selalu bertarung dengan kekejaman kota dapat terobati dengan berjalan-jalan ke pedesaan, terasa lebih segar, sejuk, damai satu yang terpenting makanan banyak)

o) Ceplos (sesak didada tak dapat di tahan melihat fenomena jalanan, akhirnya di tumpahkan lewat lagu yang menceritakan tentang kehidupan kaum-kaum jalanan, apakah ini pilihan mereka atau mereka adalah orang-orang pilihan untuk turun ke jalan? Siapa yang dapat mengetahuinya?)

o) Damai? (perang terjadi dimana-mana, kepentingannya berbeda-beda ada yang mau menguasai minyak, ada yang mau memperluas wilayah negara, ada yang mempertahankan kedaulatan negara bahkan ada yang mau merdeka. Tapi sampai kapan semua hal itu dapat berakhir? Kapan semuanya berakhir dengan damai, tanpa ada yang mau menang sendiri.)

o) Serambi Mekkah (Aceh bergolak, kepentingan orang dewasa atas aceh menyebabkan ribuan anak-anak aceh harus terkapar di tanah dan kehilangan kehidupannya hanya demi sebuah keserakahan atas wilayah.)

o) Bocah Lapar (Modernisasi terus menusuk di kehidupan manusia, segalanya serba canggih, tetapi dibalik gedung tinggi dibalik kemewahan banyak anak-anak yang terkena wabah busung lapar, ironis sekali bukan?.)

ctt. Ini synopsis lagu yang di rekam oleh the baMBoes. Yang belum direkam masih ada.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.