grafis untuk anak jalanan kota Medan

3 orang anak jalanan yang tergabung dalam komunitas musik the baMBoes yang difasilitasi oleh Yayasan KKSP, mengikuti magang design disalah satu percetakan (edvertising) di Medan. Kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 10 Maret 2010.

Praktek belajar langsung ini diharapkan dapat menambah ketrampilan anak-anak jalanan untuk menuju pemandiriannya. “Kami belajar cara mendesign logo cover buku, sablon baju, kops surat, banner dan spanduk juga backdrop panggung” kata Iwan Tungir (24) – salah seorang peserta magang.

“Semua dilakukan secara digital, sebab kalau kita tidak memahami pola dan tekhnik pemakaian digital kita akan terus ketinggalan, semoga dengan semua ini kehidupan menjadi semakin lebih baik” sambut Rahmat (22) menimpali.

Persoalan sosial anak jalanan memang telah menjadi momok. Masyarakat dominan belum dapat menerima anak jalanan secara keseluruhan. Apalagi ditambah dandanan, tingkah pola dan lingkungan sosial anak jalanan itu sendiri menyebabkan streotype terus berlanjut. Oleh sebab itu Yayasan KKSP dan the baMBoes memiliki visi yang sama untuk mengembalikan anak jalanan kedalam lingkup masyarakat dominan lewat karya-karya.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.